Kamu memiliki kulit sensitif dan berjerawat? Mulai kehabisan cara bagaimana mengatasi kulit berjerawat? Tenang, hal utama yang penting untuk kamu ketahui sebelum mencoba berbagai jenis skin care dan perawatan untuk kulit berjerawat adalah mencari tahu jenis jerawat yang sedang kamu alami. 

Yup, jerawat ternyata bermacam-macam dan terbagi dalam dua jenis, yang pertama adalah jenis jerawat non-inflamasi dan jerawat inflamasi. Untuk lebih lengkapnya, simak ulasan berikut! 

So, what is acne actually?


Acne/jerawat adalah suatu keadaan dimana pori-pori kulit tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati yang berlebih. Nah, pori-pori yang tersumbat akan menyebabkan munculnya jerawat. Pada umumnya jerawat sering muncul di wajah tetapi tidak menutup kemungkinan jerawat juga bisa muncul di punggung, leher dan dada. Basically, tempat di mana kamu sering berkeringat dan tempat yang lebih banyak memproduksi minyak.

Types of Acne
Ladies, acne is not just those red little bumps. Whiteheads and blackheads juga termasuk ke dalam kategori acne. Wait what? Masa sih? Kok bisa? Tenang tenang. We will break it down for you one by one. 

There are two types of acne. Acne yang non-inflamasi yang termasuk dalam jenis acne ringan, tidak menyebabkan pembengkakan dan acne inflamasi yang menyebabkan pembengkakan pada kulit yang berwarna merah dan cenderung terasa sakit dan biasanha memerlukan penanganan dokter.

Acne non-inflasi terbagi dalam: 

Jenis Jerawat Whiteheads/komedo putih

This is the most common type of acne. Whiteheads muncul karena pori-pori tersumbat dengan minyak/sebum dan kulit mati. Jadi minyak yang ada di dalam pori-pori tidak dapat keluar karena terhalang oleh sel kulit mati, sehingga menyebabkan timbulnya benjolan-benjolan kecil di bawah permukaan kulit. Biasanya whiteheads akan hilang dalam satu minggu atau dua minggu, tergantung perawatan yang dilakukan, so no need to worry. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk pencegahan adalah kamu harus rajin-rajin exfoliate kulit wajahmu untuk mengangkat sel kulit mati.

Jenis Jerawat Blackheads/komedo hitam

Kalau blackheads adalah tipe jerawat ringan yang sudah muncul di atas permukaan kulit. Jadi minyak/sebum di pori-pori yang terpapar udara kemudian teroksidasi sehingga menimbulkan bintik berwarna hitam yang menyebabkan kulit terlihat kusam dan kotor. Untuk Kamu bisa menggunakan produk yang mengandung BHA (Beta Hydroxy Acid) atau AHA (Alpha Hydroxy Acid) untuk membantu pergantian sel kulit sehingga pori-pori dapat berfungsi dengan normal.

Berikut yang termasuk dalam jenis jerawat inflamasi:

Jenis Jerawat Papula

Jerawat papula disebabkan karena pori-pori yang tersumbat mulai timbul bakteri sehingga menyebabkan munculnya peradangan berupa benjolan-benjolan berwarna merah pada kulit. Jerawat papula adalah tipe yang teringan diantara semua jenis jerawat yang ada. Kamu bisa mengatasinya dengan antibiotik, atau dengan produk yang mengandung Benzoyl Peroxide dan Salicylic Acid.

Jenis Jerawat Pustula

Pustula adalah jerawat yang berisi cairan berwarna putih atau nanah. Biasanya muncul karena hasil infeksi bakteri pada pori-pori. Jenis jerawat pustula ini dapat di treat dengan menggunakan Salicylic Acid. Biasanya pustula dapat muncul dengan ukuran yang berbeda. Pustula berukuran kecil dan pustula berukuran besar. Ingat ya jangan di pencet. Karena nanti akan meninggalkan bekas yang susah hilang loh.

Jenis Jerawat Nodula

Next ada nodula, ini merupakan jenis jerawat berwarna merah yang meradang dan suka menimbulkan rasa sakit. Nodula tidak naik ke permukaan kulit seperti pustula, tapi timbul di bawah permukaan kulit. Biasanya untuk menghilangkan jenis jerawat ini cukup memakan waktu karena bisa bertahan di kulitmu dari berminggu-minggu sampai dengan berbulan-bulan jika tidak ditangani dengan tepat. Nodula juga suka menimbulkan bekas-bekas kemerahan yang gelap setelah sembuh. Untuk penanganannya dibutuhkan antibiotik atau topical cream yang diresepkan oleh dokter kulit.

Jenis Jerawat Cystic

Last but not least, terdapat jenis jerawat cystis. Jenis jerawat ini merupakan versi yang lebih besar dan lebih sakit dari nodula. Biasanya disebut juga jerawat batu. Jenis jerawat ini juga jenis yang timbul jauh di bawah permukaan kulit. Biasanya jerawat cystic ini sering muncul pada usia remaja karena dipengaruhi oleh hormon. Jika tidak segera ditangani dapat menimbulkan bekas permanen yang dalam pada kulit. Segera konsultasikan ke dokter kulit ya jika kamu mempunyai jerawat jenis ini.

Nah, dengan mengetahui jenis-jenis jerawat di atas, kamu bisa mencari tahu pengobatan yang tepat sesuai dengan jenisnya. Jika kamu mempunyai jerawat yang masih tergolong ringan bisa coba untuk membeli produk-produk khusus acne yang tersedia di drug store. Tapi bagi kalian yang mempunyai jenis jerawat yang tergolong cukup berat, dan sudah menggunakan berbagai macam produk khusus acne juga tidak sembuh-sembuh, segera konsultasikan ke dokter kulit.